Kampanyekan Anti Bullying, SMA Kesatrian 2 Adakan Webinar

Perundungan atau yang biasa kita kenal dengan istilah bullying masih banyak kita temui di Indonesia. Tidak hanya di kalangan dewasa, bullying juga kerap terjadi pada kalangan siswa di sekolah. Entah dengan sengaja atau tidak, bullying seolah menjadi sesuatu yang biasa bagi pelakunya. Namun, bagi korban, hal tersebut menjadikan siswa tertekan dan dapat memengaruhi psikologis seseorang.

Berdasarkan data dari Programme for International Students Assessment (PISA) pada tahun 2019, siswa korban bullying di Indonesia menempati urutan ke-5 tertinggi di dunia. Melihat data tersebut, SMA Kesatrian 2 Semarang sebagai lembaga pendidikan formal mencoba mengantisipasi kasus bullying di sekolah dengan membentuk satgas anti bullying.

Salah satu program dari SMA Kesatrian 2 Semarang untuk menanggulangi kasus bullying di sekolah adalah dengan mengadakan sosialisasi pada seluruh siswa melalui acara webinar. Acara tersebut wajib diikuti oleh seluruh siswa dan Bapak, Ibu guru agar semua civitas akademik SMA Kesatrian 2 Semarang semakin memahami bahaya bullying. Acara webinar ini diselenggarakan SMA Kesatrian 2 Semarang yang bekerjasama dengan Aplikasi Ruang Guru.

Bullying

Acara webinar dilaksanakan pada hari Kamis, 22 Juli 2021. Siswa dibagi ke ruang meeting online berdasarkan angkatan kelas. Masing-masing ruang meeting online diisi oleh 2 pemateri yang berkompeten dari pihak Aplikasi Ruang Guru. Pada ruang meeting online kelas X, diisi oleh Kak Rey dan Kak Gifar, kelas XI diisi oleh Kak Fanie dan Kak Yosafat Renanta, sedangkan kelas XII diisi oleh Kak Puji dan Kak Alfanani. Acara webinar tersebut diikuti oleh 562 peserta.

Dengan diadakannya webinar ini, sekolah mengharapkan semakin pahamnya siswa terhadap bahaya bullying. Dengan semakin paham bahaya bullying tersebut, diharapkan siswa SMA Kesatrian 2 Semarang dapat saling menjaga dan tidak menjadi pelaku maupun korban bullying. Menindak lanjuti webinar tersebut, Drs. Sunarno, M.Si. selaku kepala SMA Kesatrian 2 Semarang akan memaksimalkan satgas anti bullying untuk dapat menjadi wadah bagi penangulangan bullying di sekolah. Selain itu, diharapkan juga peran dari orang tua siswa untuk turut berperan dalam melakukan pendampingan pada putra-putrinya di rumah, tambah Drs. Sunarno, M. Si. mengakhiri sambutan pada acara webinar tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *